Nathalie Holscher ‘Iseng’ Ngidam Mobil Rp7,6 Miliar. Apakah Ngidam Harus Selalu Dituruti

nathalie-holscher-ngidam-mobil nathalie-holscher-ngidam-mobil

Setelah menikah atas bulan November 2020 kemudian, pasangan selebritas Sule dan Nathalie Holscher tengah berbahagia karena menunggu kelahiran anak pertama mereka. Walaupun ingat terkena isu miring namun pasangan ini tetap terlihat mesra. Bahkan, ketika Nathalie ngidam sesuatu yang aneh, Sule pun tetap sabar menghadapinya. Macelanya, Nathalie sibakn cuma ngidam santapan biasa tapi sampai ingin mobil Mercedez Benz seharga Rp7,6 miliar!

“Ya kalau memang bener itu ngidam bawaan bayi ya aku harus usaha. Walaupun itu harganya tinggi harga kan kalau materi itu bukan ukuran,” begitu ucap Sule melintasi vlog-nya.

Meskipun Sule terlihat serius dalam mempersiapkan mobil tersebut, Nathalie ngaku kalau ngidam tersebut cuma iseng saja. Dia nggak mengira kalau Sule akan menyeriusi hal tersebut. Hmm, sayangnya kalau ngidam beneran pun, nggak semua suami bisa menurutinya seperti Sule. Lalu, kalau ngidam nggak dituruti akan seperti apa ya dampaknya? Simak yuk penjelasan berikut ini!

Ada berlebihan faktor yang menyebabkan seorang ibu hamil mengalami ngidam, kalau yang diinginkan bukan sarapan biasanya ada pengaruh psikologi

 

 

A post shared by NATHALIE HOLSCHER (@nathalieholscher)

Dilansir dari Halodoc, ketika ibu hamil (bumil) ngidam pangan maka bisa jadi sebetulnya ia sedang membutuhkan kandungan yang ada di dalam pangan tersebut. Misalnya jika ingin makan manis, bisa saja ia sedang membutuhkan gula. Namun, jika bumil menginginkan sesuatu atau melakukan sebuah kegiatan maka sebetulnya keinginan ini bisa saja dipengaruhi oleh situasi psikologis yang dipengaruhi oleh hormon yang Bersalin-ubah, mirip ketika sedang menstruasi.

Selama ini mungkin kita percaya bahwa ngidam patut selalu dituruti kalau nggak ingin terjadi sesuatu pada jabang bayi, tapi kalau nggak dipenuhi apa ya yang terjadi?

Banyak orang yang percaya bahwa ketika seorang ibu ngidam dan nggak dituruti maka bayi akan banyak berliur ketika sudah lahir nanti. Ternyata dilansir bbc.com, risiko tersebut cuma mitos belaka, lo. Bahkan jika ngidam tak dituruti maka tak kan ada dampak yang berarti di kebergairahan ibu. Malahan jika ngidam terdengar nggak masuk akal atau bisa membahayakan ibu maka suami atau orang terkarib bisa menolak untuk menurutinya.

Contoh ngidam yang membahayakan misalnya bumil ingin makan incaran dengan sambal yang deras tenggat berpotensi menyebabkan diare yang kemudian akan menyebabkan dehidrasi, maka sebaiknya ngidam tersebut tak perlu dipenuhi karena berbahaya.

Memang akan ada dampak psikologis yang mungkin terjadi, tapi ada kok cara untuk mengatasi kondisi ketika ngidam tak terpenuhi

Hormon bumil yang sedang tak stabil mungkin akan membuat kondisinya terpengaruh ketika ngidamnya tak dipenuhi. Di saat seperti ini yang paling dibutuhkan oleh bumil adalah perhatian dari suami dan orang-orang sekitar. Bahkan ada kondisi bernama pica yaitu ngidam nggak masuk akal yang disebabkan karena bumil ingin mencari perhatian orang di sekitarnya.

Selain dengan mendapatkan perhatian, bumil juga bisa melakukan hal-hal menyenangkan seperti jalan-jalan, melangsungkan sesuatu, atau bahkan olahraga untuk mengalihkan perhatian dari berbagai keinginan yang terus mengganggu. Meskipun melakukan berlebihan kegiatan namun bumil juga tetap wajib mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Jadi, meskipun sedang ngidam bumil dan orang terdekap pantas tetap acuh kondisi diri, mana yang baik dan mana yang pantas dihindari. Jangan semua-semuanya dituruti cuma karena percaya bahwa bayi yang lahir akan penuh berliur kalau ngidamnya diabaikan ya!